backtoBALI.id Menggelar Workshop
Bagi Para Pemimpin Usaha Pariwisata dan UMKM Bali

Mengedepankan kolaborasi antara para pelaku usaha pada industri pariwisata yang terpuruk akibat pandemi berkepanjangan dan UMKM yang populasinya justru tumbuh pesat di saat pandemi, backtoBALI.id menyelenggarakan workshop yang diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari para pimpinan perusahaan pada industri pariwisata seperti GM dan DOSM hotel, biro perjalanan wisata, pengelola tempat wisata dan restoran serta para pelaku usaha mikro yang bergerak di berbagai bidang usaha seperti industri kerajinan, fashion, herbal, dan kuliner

Workshop bertajuk “Taking the Lead on Bali’s Economic Recovery” yang digelar pada tanggal 27 Januari 2022 di Ballroom Hotel Prime Plaza, Sanur mengajak para pelaku usaha pariwisata dan UMKM agar memanfaakan program backtoBALI.id untuk bersama-sama kembali memutar roda perekonomian Bali.


Pada acara yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Propinsi Bali Bapak Tjok Bagus Pemayun, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menangah Propinsi Bali yang diwakili Kepala Bidang Pemberdayaan UKM Bapak AA Ngurah Agung Satrya Diana, dan Direktur Bisnis Non Kredit BPD Bali Bapak I Nyoman Sumanaya, juga hadir ketua dan pengurus sejumlah asosiasi usaha dan profesi di bidang pariwisata yaitu:

  • DPD Persatuan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Bali
  • DPD Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Bali
  • DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali
  • Ubud Hotel Association (UHA)
  • Persatuan Angkutan Wisata Bali (PAWIBA),
  • DPD Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali
  • DPD Society of Indonesia Professional Convention Organizer (SIPCO) Bali
  • DPD Hotel Front Liners Association (HFLA) Bali
  • DPD Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali
  • DPD Association of Hospitality Leader Indonesia (AHLI) Bali
  • Forum Komunikasi Desa Wisata (Forkom DEWI) Bali
  • lembaga pembina UMKM dan industri kreatif Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Bali.

Pada kesempatan yang sama dilaksanakan penandatanganan MoU antara backtoBALI.id dengan DPD Association of Hospitality Leader Indonesia (AHLI) Bali yang diwakili ketuanya Bapak Eka Pertama dan Forum Komunikasi Desa Wisata (Forkom DEWI) Bali yang juga diwakili oleh ketuanya Bapak Mendra Astawa. MoU ini akan menjadi payung kerjasama untuk memaksimalkan pemanfaatan backtoBALI.id untuk anggota kedua organisasi tersebut.

Dalam pengarahannya, baik Kepala Dinas Pariwisata Bali maupun Kepala Bidang KUKM Bali sepakat bahwa dunia usaha di Bali harus segera mengambil langkah untuk pemulihan perekonomian meskipun harus tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan dan mendorong maksimalisasi pemanfaatan teknologi digital yang sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat saat ini. Karena itu kedua pejabat tinggi di jajaran Pemprov Bali ini selain mengapresiasi juga mendorong para peserta untuk bergabung dalam gerakan backtoBALI.id.

Direktur Bisnis Non-Kredit BPD Bali, Bapak Nyoman Sumayana dalam paparan materinya berjudul “Is Bali OK? A Brief on Economic Overview” dengan gamblang menjelaskan bahwa meskipun selama pandemi Bali merupakan provinsi di tanah air yang mengalami dampak ekonomi paling buruk, potensi untuk recovery-nya juga sangat besar. Agar industri pariwisata dapat kembali mengambil peran sebagai motor utama perekonomian Bali, transformasi digital menjadi satu keniscayaan.

Dalam topik utama yang dibawakannya, CEO Group Ipaymu Bapak Riyeke Ustadiyanto memaparkan bagaimana penggunaan backtoBALI.id akan menyehatkan cashflow usaha-usaha yang terpuruk akibat pandemi dengan memperkuat branding, memperluas pasar, dan meningkatkan penjualan dengan gerakan masif promosi dan pemasaran oleh netizen yang bertindak sebagai promoter dan social seller